Adakah kamu tahu apa itu burung walet gigas? Jika belum, maka kamu harus membaca artikel ini! Burung walet gigas memiliki karakteristik serupa dengan burung walet, namun tubuhnya jauh lebih besar, bulunya berwarna hitam dengan sedikit corak putih di bagian pangkal ekor. Burung ini terbiasa mencari makan dengan cara menyambar serangga dan belalang. Paruhnya yang tajam dan melengkung seperti elang, serta kuku tiru tajam yang dapat menimbulkan luka jika tidak hati-hati memegangnya. Walet gigas hanya bertelur satu butir telur putih yang lebih besar dari telur walet. Sarangnya dibuat dengan bahan rumput kering, jerami, dan lapisan air liur yang berbentuk coklat. Ukuran sarangnya pun cukup besar dan tebal. Meskipun air liur walet gigas cukup banyak dan bermanfaat sebagai bahan perekat, namun sayangnya tidak bisa dikonsumsi. Burung ini seringkali bersarang di bawah jembatan, tower air, menara masjid, teras ruko, atau teras rumah. Walet gigas menyukai suhu udara yang sekitar 28 sampai 32 derajat Celsius dengan cahaya terang dan kelembapan yang rendah. Meskipun memiliki suara nyaring yang khas, burung ini lebih suka terbang cepat dan gesit, dan hanya hinggap di sarangnya saja. Air liurnya yang rekat membantu walet gigas dalam membuat sarang di mana saja, bahkan di sudut teras yang kasar sekalipun. Penting untuk diingat bahwa walet gigas bukanlah musuh walet!.
Pada suatu hari di tahun 2005, saya menerima kedatangan dua anggota dari kota Palangkaraya yang membawa sebuah sekarung plastik berisi sarang. Dalam sarang tersebut terdapat walet gigas yang liurnya tebal warna coklat bercampur dengan rumput kering dan bulu. Namun, setelah saya membuka sarang tersebut, saya menyadari bahwa itu bukanlah sarang walet yang memiliki nilai ekonomi tinggi, melainkan sarang burung yang mirip dengan walet. Saya menjelaskan kepada kedua anggota bahwa sarang tersebut tidak bisa dikonsumsi dan tidak laku di pasaran karena tidak memiliki nilai ekonomi.
Jika dianggap bahwa ia tidak memberi kontribusi positif pada aspek ekonomi, maka bagaimana langkah yang dapat diambil untuk mengusirnya?.
Dikatakannya bahwa burung walet gigas telah menjadi penghuni tetap di sudut-sudut teras ruko dan teras gudang sejak waktu yang lama. Setiap hari, mereka dengan giat menyibukkan diri dalam pembuatan sarang, sementara kotoran mereka yang berceceran di lantai menjadi pemandangan yang tak terhindarkan.
Agar walet gigas tidak lagi menempati sudut teras Anda, langkah-langkah berikut dapat diambil. Pertama-tama, bersihkan sarang walet gigas dari lokasinya dengan hati-hati. Pastikan sarang tersebut benar-benar bersih dari sisa-sisa burung. Setelah itu, oleskan vaselin di sekitar lokasi sarang dengan melimpah agar sekeliling tempat tersebut memberikan aroma yang tidak sedap dan licin. Dengan cara ini, walet gigas tidak akan dapat membangun burung di tempat tersebut lagi sebab mereka terganggu oleh bau tak sedapnya dan juga terpeleset saat mencoba untuk mendarat di atasnya. Apabila hanya membersihkan sarang, walet-gigas kembali akan membangun lagi sarangnya di tempat yang tadi sehingga penggunaan vaselin menjadi jalan keluar terbaiknya.
Sekarang, sayangnya keduanya sudah di alam lain. Namun, saya masih merawat dengan baik gedung walet mereka yang terletak di Jl. RTA Milono Palangkaraya. Meski mereka sudah tidak ada, warisan keluarga yang ditinggalkan terus menjadi sumber berkah yang produktif hingga saat ini.
Referensi:
https://suarawalet.id/teknik-suara-panggil-burung-walet-pada-gedung-walet